Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pusat Kuliner » Bali Culinary » √ Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku – Ubud: Kuliner Legendaris yang Wajib Dicoba di Bali

√ Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku – Ubud: Kuliner Legendaris yang Wajib Dicoba di Bali

Selain pantai dan budaya yang memikat, pulau ini juga menyimpan kekayaan kuliner tradisional yang menggugah selera. Salah satu ikon kuliner yang tidak boleh dilewatkan adalah Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku di Ubud. Hidangan khas Bali ini telah melegenda selama puluhan tahun dan selalu menjadi incaran wisatawan lokal maupun mancanegara.

Artikel ini akan mengulas secara lengkap tentang Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku, mulai dari sejarah, suasana, cita rasa, hingga tips berkunjung. Dengan begitu, Anda akan memiliki gambaran menyeluruh sebelum memutuskan untuk datang langsung mencicipinya.

Sejarah Singkat Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku

Kuliner ini berawal dari tangan dingin Ibu Mangku, seorang perempuan Bali yang sejak lama piawai meracik bumbu tradisional. Sejak tahun 1963, beliau mulai menjual nasi ayam khas Bali dari rumahnya di daerah Kedewatan, Ubud. Awalnya, nasi ayam ini hanya dikenal warga sekitar. Namun, karena cita rasanya yang autentik dan berbeda, nama Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku terus menyebar dari mulut ke mulut.

Seiring waktu, warung sederhana itu berubah menjadi rumah makan yang selalu ramai pengunjung. Bahkan, saat ini Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku telah memiliki beberapa cabang di Bali, tetapi cabang Ubud tetap menjadi yang paling ikonik.

Cita Rasa Autentik Nasi Ayam Kedewatan

Setiap porsi Nasi Ayam Kedewatan disajikan lengkap dengan berbagai lauk pendamping khas Bali. Di atas sepiring nasi putih hangat, Anda akan menemukan:

  • Ayam betutu dengan bumbu rempah yang kaya.

  • Sate lilit berbahan ikan dengan tekstur lembut.

  • Ayam suwir pedas dengan bumbu base genep khas Bali.

  • Lawar sayur segar yang menambah tekstur renyah.

  • Telur pindang berbumbu meresap.

  • Sambal matah yang menggugah selera.

Perpaduan lauk-lauk tersebut menghadirkan harmoni rasa gurih, pedas, dan segar sekaligus. Karena itu, tidak heran bila banyak wisatawan rela antre panjang demi bisa menikmati sepiring nasi ayam ini.

Selain kelezatan rasanya, porsi yang ditawarkan juga cukup mengenyangkan. Bagi pecinta pedas, sensasi sambal matahnya akan memberikan pengalaman berbeda yang sulit dilupakan.

Suasana Rumah Makan

Ketika Anda masuk ke area Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku di Ubud, suasananya terasa sangat khas Bali. Bangunan bergaya rumah tradisional dengan halaman luas, bale-bale tempat duduk, serta ukiran khas Bali akan menyambut para tamu.

Di sini, Anda bisa memilih duduk di kursi meja biasa atau lesehan di bale bambu. Suasana tenang dan sejuk Ubud semakin menambah nikmat saat menyantap nasi ayam. Meski pengunjung selalu ramai, pelayanan tetap cepat dan ramah sehingga Anda tidak perlu menunggu terlalu lama.

Harga Menu Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku – Ubud

Harga makanan di sini relatif terjangkau untuk ukuran destinasi wisata populer seperti Ubud. Berikut tabel harga yang bisa menjadi referensi Anda:

MenuHarga (IDR)
Nasi Ayam CampurRp. 35.000 – Rp. 45.000
Nasi Ayam Tanpa PedasRp. 35.000 – Rp. 45.000
Nasi Ayam SuwirRp. 35.000 – Rp. 45.000
Sate Lilit Tambahan (per tusuk)Rp.   8.000 – Rp. 10.000
Minuman Tradisional (Es Daluman, Teh, dll.)Rp. 10.000 – Rp. 20.000
Jus SegarRp. 20.000 – Rp. 25.000

Harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu, tetapi kisarannya masih sangat bersahabat bagi wisatawan.

Lokasi dan Akses Menuju Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku

Alamat lengkap : Jl. Raya Kedewatan No. 18, Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali

Google Maps :  https://maps.app.goo.gl/p74SiAGd4rfA5EQL8

Lokasi ini cukup mudah dijangkau dari pusat Ubud maupun dari Denpasar. Jika Anda datang dari Monkey Forest Ubud, waktu tempuh sekitar 15 menit dengan kendaraan bermotor. Sedangkan dari Bandara Ngurah Rai, perjalanan membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam tergantung kondisi lalu lintas.

Cerita Pengalaman Wisatawan

Banyak wisatawan membagikan pengalaman unik mereka setelah menikmati hidangan di tempat ini. Misalnya, ada turis asal Jepang yang mengatakan bahwa nasi ayam ini membuatnya ingin kembali ke Bali hanya untuk merasakan sensasi pedasnya.

Wisatawan lokal pun tidak kalah antusias. Beberapa di antaranya menjadikan Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku sebagai menu wajib setiap kali berkunjung ke Ubud. Mereka mengaku sulit menemukan cita rasa nasi ayam Bali yang seautentik buatan Ibu Mangku.

Cerita-cerita seperti ini membuat kuliner ini semakin melegenda dan selalu menjadi bahan rekomendasi di blog perjalanan maupun ulasan media sosial.

Penulis

Tim Eksplorasi Wisata adalah sekelompok pecinta perjalanan dan budaya yang memiliki misi untuk mengangkat keindahan serta kekayaan destinasi wisata Indonesia ke panggung nasional dan internasional. Dibentuk oleh para jurnalis perjalanan, fotografer profesional, peneliti sejarah, dan penggiat pariwisata lokal, tim ini aktif mendokumentasikan, mengevaluasi, dan mempromosikan tempat-tempat wisata dari perspektif informatif dan inspiratif.

Rekomendasi Untuk Anda

  • √ PULAU KEMARO: Pulau Legendaris di Tengah Sungai Musi yang Sarat Cerita dan Pesona

    √ PULAU KEMARO: Pulau Legendaris di Tengah Sungai Musi yang Sarat Cerita dan Pesona

    • 0Komentar

    Pulau Kemaro adalah sebuah daratan kecil yang muncul di tengah Sungai Musi, Palembang, dan menjadi salah satu ikon wisata budaya yang menyimpan banyak legenda dan nilai sejarah. Letaknya tak jauh dari Jembatan Ampera, sekitar 6 km, dan bisa diakses dengan perahu ketek dari tepian Sungai Musi. Nama “Kemaro” berasal dari bahasa lokal yang berarti “kemarau” […]

  • √ Pantai Nirwana Padang: Keindahan Tersembunyi di Pesisir Sumatera Barat yang Menenangkan, Review & Info

    √ Pantai Nirwana Padang: Keindahan Tersembunyi di Pesisir Sumatera Barat yang Menenangkan, Review & Info

    • 0Komentar

    Di antara deretan pantai indah yang membentang di Sumatera Barat, tak dapat dipungkiri, Pantai Nirwana Padang menyuguhkan ketenangan dan keindahan alam yang jarang sekali ditemukan di lokasi wisata lain. Terlebih lagi, letaknya yang hanya sekitar 14 km dari pusat Kota Padang menjadikannya pilihan sempurna bagi siapa pun yang ingin menyepi dari hiruk-pikuk kota tanpa perlu […]

  • √ Soto Betawi H. Ma’ruf Tebet Jakarta : Ikon Kuliner Legendaris Ibu Kota

    √ Soto Betawi H. Ma’ruf Tebet Jakarta : Ikon Kuliner Legendaris Ibu Kota

    • 0Komentar

    Jika Anda mencari cita rasa autentik Soto Betawi di Jakarta, nama Soto Betawi H. Ma’ruf Tebet pasti sering disebut. Kuliner khas Betawi ini bukan hanya memanjakan lidah, tetapi juga menyimpan sejarah panjang. Dengan racikan bumbu kaya rempah dan daging empuk, H. Ma’ruf telah menjadi destinasi favorit warga Jakarta dan wisatawan kuliner. Artikel ini akan membahas […]

  • √ MUSEUM TSUNAMI ACEH : jejak luka, ketabahan, dan , Review & Info

    √ MUSEUM TSUNAMI ACEH : jejak luka, ketabahan, dan , Review & Info

    • 0Komentar

    Museum Tsunami Aceh menjadi monumen sekaligus pusat edukasi yang mengenang bencana dahsyat tsunami yang melanda Aceh pada 26 Desember 2004. Arsitek ternama Ridwan Kamil merancang museum ini sebagai tempat penyimpanan artefak dan dokumentasi peristiwa, sekaligus simbol kekuatan, ketabahan, dan harapan masyarakat Aceh dalam membangun kembali kehidupan mereka. SEJARAH SINGKAT DAN LATAR BELAKANG PEMBANGUNAN Pada tanggal […]

  • √ Soto Garuda | Soto Legendaris dengan Kuah Kaya Rempah, Review & Info Lengkap

    √ Soto Garuda | Soto Legendaris dengan Kuah Kaya Rempah, Review & Info Lengkap

    • 0Komentar

    Soto Garuda menjadi salah satu destinasi kuliner legendaris bagi pecinta soto khas Nusantara. Begitu pengunjung masuk, aroma kuah rempah langsung menyambut dan membuat suasana terasa hangat. Selain itu, suasana restoran yang nyaman membuat pengalaman makan menjadi lebih menyenangkan. Banyak pengunjung kembali karena rasa sotonya konsisten dan porsinya mengenyangkan. Restoran ini menghadirkan beragam pilihan soto, mulai […]

  • √ Desa WISATA SADE : Menyelami Warisan Budaya Suku Sasak di Jantung Lombok

    √ Desa WISATA SADE : Menyelami Warisan Budaya Suku Sasak di Jantung Lombok

    • 0Komentar

    Berada di tengah pulau Lombok yang eksotis, Desa Sade memikat hati para wisatawan dengan keaslian budaya dan kearifan lokal yang tak lekang oleh waktu. Saat pertama kali menjejakkan kaki di desa ini, suasana tradisional yang begitu kuat langsung terasa. Rumah-rumah beratap alang-alang dan berdinding anyaman bambu tampak berjajar rapi, seolah menjadi penjaga nilai-nilai leluhur yang […]

expand_less