Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MALUKU » √ Benteng Kalamata: Warisan Kolonial & Panorama Laut Ternate, Review & Info Lengkap

√ Benteng Kalamata: Warisan Kolonial & Panorama Laut Ternate, Review & Info Lengkap

Benteng Kalamata merupakan salah satu warisan kolonial yang sangat bersejarah sekaligus menjadi destinasi wisata spektakuler di Kota Ternate, Maluku Utara. Benteng ini tidak hanya menjadi saksi masa lalu bangsa Indonesia dan kolonialisme Eropa, tetapi juga berkembang sebagai objek wisata dengan panorama laut, pulau sekitarnya, serta lokasi fotogenik yang menarik wisatawan dari berbagai daerah. Selain letaknya yang strategis di tepi pantai, suasana benteng juga terasa begitu kaya akan cerita sejarah dan estetika arsitektur yang unik sehingga membuat pengunjung betah berlama-lama untuk berjalan-jalan maupun sekadar menikmati pemandangan. Oleh karena itu, Benteng Kalamata menjadi persinggahan wajib ketika berkunjung ke Ternate.


Sejarah Singkat

Portugis mendirikan Benteng Kalamata pada tahun 1540 sebagai bagian dari strategi mereka menguasai jalur perdagangan rempah-rempah di Maluku. Benteng ini awalnya dinamakan Santa Lucia dan kemudian dikenal juga dengan nama Benteng Kayu Merah karena lokasinya di Kelurahan Kayu Merah  Setelah periode Portugis, benteng ini sempat berpindah tangan ke Spanyol dan kemudian Belanda, yang pada akhirnya meninggalkan benteng dan kemudian dilakukan pemugaran oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 1994, lalu diresmikan ulang pada tahun 1997.


Daya Tarik Benteng Kalamata

Struktur benteng unik & arsitektur kolonial
Benteng ini memiliki empat bastion runcing yang mengarah ke empat penjuru mata angin, serta dinding batu yang terbuat dari batu karang dan batu andesit—menunjukkan kualitas arsitektur pertahanan masa kolonial.
Panorama laut & pulau di sekitarnya
Dari benteng, pengunjung bisa memandang Pulau Tidore dan Pulau Maitara di kejauhan, sementara angin laut menambah kenyamanan suasana.
Lokasi foto favorit & sunset spektakuler
Karena letaknya di tepi laut dan terbuka, benteng ini menjadi spot favorit untuk foto saat matahari terbenam.
Nilai edukasi sejarah yang kuat
Pengunjung bukan hanya menikmati keindahan fisik benteng, tetapi juga bisa mempelajari kisah perebutan wilayah dan strategi kolonial di Maluku Utara.


Lokasi dan Akses

Alamat: Kelurahan Kayu Merah, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara
Google Maps: Ketik “Benteng Kalamata”

Benteng ini berada di tepi pantai sehingga pengunjung dapat mencapainya dalam waktu singkat dari pusat Kota Ternate—sekitar 10–15 menit menggunakan kendaraan dari pusat kota. Akses ke lokasi sangat mudah baik dengan mobil, sepeda motor, maupun angkutan umum.


Harga Tiket Masuk

KeteranganHargaCatatan
Tiket MasukGratisTidak dipungut biaya resmi, terbuka untuk semua pengunjung
Parkir MotorRp 2.000Area parkir dekat benteng
Parkir MobilRp 5.000Area parkir luas dan aman

Jam operasional: Setiap hari, dari pagi hingga sore (~08.00–17.30 WIT)


Aktivitas yang Bisa Dilakukan

  • Menjelajahi lorong benteng dan bastion, sambil melihat dinding batu kuno

  • Berfoto dengan latar laut dan pulau-pulau di seberang benteng

  • Menikmati pemandangan matahari terbenam dari puncak bendeng

  • Belajar sejarah melalui papan informasi atau pemandu lokal

  • Piknik ringan di area halaman benteng sambil menikmati udara laut


Fasilitas yang Tersedia

  • Area parkir motor dan mobil

  • Jalur pejalan kaki ke benteng

  • Tempat duduk sambil menikmati view

  • Petugas keamanan dan kebersihan

  • Toilet umum (terbatas)

  • Beberapa kios kecil di dekat lokasi utama


Penginapan Terdekat

  • Bela Hotel Ternate

  • Muara Hotel Ternate

  • Villa Marasai Ternate

  • Gamalama Indah Hotel

Semua penginapan tersebut berada dalam jarak yang dapat dijangkau dengan singkat dari Benteng Kalamata sehingga cocok bagi wisatawan yang ingin menginap dekat kawasan pusat Kota Ternate dan objek wisata bersejarah.


Tips Berkunjung

  1. Datang pagi atau menjelang sore untuk menghindari panas dan mendapatkan cahaya terbaik untuk foto.

  2. Gunakan alas kaki nyaman karena area benteng memiliki tangga dan jalur batu.

  3. Bawa kamera atau ponsel dengan baterai penuh karena banyak spot foto menarik.

  4. Jangan membuang sampah sembarangan agar pelestarian benteng tetap terjaga.

  5. Jika membawa anak, jaga mereka di area pinggir tepi laut karena ada bagian terbuka ke laut.


Kesimpulan

Benteng Kalamata bukan hanya situs bersejarah, tetapi juga destinasi wisata yang menyajikan kombinasi arsitektur kolonial, panorama laut Maluku Utara, serta pengalaman edukatif yang kaya. Karena aksesnya mudah, biaya masuk gratis, dan aktivitasnya beragam, benteng ini layak menjadi tujuan utama wisata sejarah, fotografi, maupun keluarga ketika berkunjung ke Ternate.

Penulis

Go Trip Explorer adalah komunitas perjalanan yang berdiri sejak 2020, berfokus pada Eksplorasi Destinasi Wisata Indonesia dan Mancanegara secara informatif, inspiratif, Kami hadir untuk menjembatani para pelancong dengan pengalaman autentik melalui konten berkualitas, panduan wisata, review penginapan, hingga layanan tur khusus.

Rekomendasi Untuk Anda

  • √ PEGUNUNGAN ARFAK : Surga Tersembunyi di Jantung Papua Barat

    √ PEGUNUNGAN ARFAK : Surga Tersembunyi di Jantung Papua Barat

    • 0Komentar

    Pegunungan Arfak, yang menjulang megah di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, bukan sekadar gugusan bukit tinggi yang menyembul dari perut bumi. Lebih dari itu, kawasan ini merupakan lanskap memukau yang menyimpan kekayaan flora dan fauna langka, budaya tradisional suku Arfak yang memikat, serta danau kembar yang memesona. Jika Anda mencari destinasi wisata alam yang masih perawan […]

  • √ Benteng Keraton Buton: Sejarah, Pesona, & Panduan Wisata Lengkap, Review & Info Lengkap

    √ Benteng Keraton Buton: Sejarah, Pesona, & Panduan Wisata Lengkap, Review & Info Lengkap

    • 0Komentar

    Benteng Keraton Buton menjadi salah satu ikon wisata sejarah di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Sultan Buton membangun benteng ini pada abad ke-16 untuk melindungi kerajaan dan sekaligus menjadikannya pusat pemerintahan. Selain itu, benteng ini berfungsi sebagai simbol kejayaan budaya dan pusat perdagangan. Dengan luas mencapai 23 hektar, benteng ini memperlihatkan arsitektur tradisional yang megah. Dinding […]

  • √ TAMAN ALAM LUMBINI : Menyusuri Kedamaian Ala Myanmar di Tanah Karo, Review & Info

    √ TAMAN ALAM LUMBINI : Menyusuri Kedamaian Ala Myanmar di Tanah Karo, Review & Info

    • 0Komentar

    Di dataran tinggi Karo yang berhawa sejuk, sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut, sebuah pagoda emas berdiri megah dan langsung mencuri perhatian siapa pun yang melintas. Kilau sinarnya menyala terang dari kejauhan, menciptakan kontras mencolok dengan lanskap hijau pegunungan di sekitarnya. Masyarakat mengenal tempat ini sebagai Taman Alam Lumbini, kawasan wisata spiritual dan budaya […]

  • √ Pantai Tapak Paderi: Perpaduan Sejarah dan Keindahan Alam di Bengkulu

    √ Pantai Tapak Paderi: Perpaduan Sejarah dan Keindahan Alam di Bengkulu

    • 0Komentar

    Bengkulu bukan cuma punya Pantai Panjang, lho. Tepat di sebelahnya, ada satu pantai yang nggak kalah memesona dan sarat cerita sejarah: Pantai Tapak Paderi. Dulunya merupakan pelabuhan pertama di Bengkulu pada masa penjajahan Inggris, pantai ini kini jadi destinasi favorit buat menikmati pemandangan laut, jalan-jalan santai, dan berburu kuliner lokal. Pantai Tapak Paderi cocok buat […]

  • √ WISATA RELIGI MASJID AL-AKBAR SURABAYA (MASJID NASIONAL) : Menyusuri Kemegahan dan Kedamaian Spiritual, Review & Info

    √ WISATA RELIGI MASJID AL-AKBAR SURABAYA (MASJID NASIONAL) : Menyusuri Kemegahan dan Kedamaian Spiritual, Review & Info

    • 0Komentar

    Ketika berbicara tentang destinasi wisata religi di Indonesia, khususnya di Surabaya, Masjid Al-Akbar atau dikenal sebagai Masjid Nasional Surabaya adalah salah satu ikon yang tak bisa dilewatkan. Berdiri megah di kawasan Pagesangan, Surabaya Selatan, masjid ini bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol keindahan arsitektur Islam modern dan pusat aktivitas keagamaan masyarakat. Dalam artikel […]

  • √ Masjid Raya Darussalam Palu Sejarah, Arsitektur, & Informasi Lengkap untuk Pengunjung, Review & Info Lengkap

    √ Masjid Raya Darussalam Palu Sejarah, Arsitektur, & Informasi Lengkap untuk Pengunjung, Review & Info Lengkap

    • 0Komentar

    Masjid Raya Darussalam Palu merupakan salah satu tempat ibadah terbesar dan paling bersejarah di Kota Palu. Bangunan monumental ini tidak hanya menjadi pusat aktivitas keagamaan, tetapi juga destinasi wisata religi yang ramai dikunjungi. Selain itu, desain arsitekturnya yang megah membuat setiap sudut masjid tampak indah dan fotogenik. Dengan kapasitas yang besar, masjid ini selalu menjadi […]

expand_less