√ Candi Bajang Ratu: Gerbang Megah Warisan Majapahit di Trowulan,Review & Info Tiket.

Candi Bajang Ratu merupakan salah satu peninggalan bersejarah dari masa Kerajaan Majapahit yang terletak di Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Candi ini dikenal sebagai gerbang atau pintu masuk menuju kompleks istana kerajaan pada masa itu.
Menariknya, Candi Bajang Ratu memiliki arsitektur yang megah dan elegan, dengan relief indah yang menggambarkan kisah-kisah dari kitab Ramayana. Selain itu, bentuknya yang menjulang tinggi menunjukkan kemegahan dan kecanggihan teknik pembangunan zaman Majapahit.
Oleh karena itu, tempat ini bukan hanya destinasi wisata sejarah, tetapi juga simbol kejayaan arsitektur Nusantara yang masih berdiri kokoh hingga kini.
Sejarah Candi Bajang Ratu
Candi Bajang Ratu dibangun sekitar abad ke-14 Masehi pada masa pemerintahan Raja Jayanegara, putra Raja Raden Wijaya. Berdasarkan catatan sejarah, candi ini diduga dibangun sebagai gapura peringatan wafatnya Raja Jayanegara.
Nama “Bajang Ratu” sendiri memiliki makna yang menarik. “Bajang” berarti kecil atau muda, sedangkan “Ratu” berarti raja. Dengan demikian, nama tersebut dipercaya merujuk pada Raja Jayanegara yang naik tahta saat masih muda.
Selain itu, candi ini memiliki fungsi penting sebagai pintu gerbang upacara keagamaan atau prosesi kerajaan. Melalui penelitian arkeologis, diketahui bahwa candi ini menjadi bagian dari kawasan sakral Majapahit yang digunakan untuk ritual spiritual dan penghormatan leluhur.
Arsitektur dan Keunikan
Candi Bajang Ratu dibangun dari batu bata merah, khas peninggalan Majapahit, dengan tinggi sekitar 16,5 meter. Bentuknya menyerupai gapura paduraksa, yaitu gerbang dengan atap yang masih menyatu di bagian atasnya.
Selain itu, pada bagian tubuh candi terdapat relief halus yang menggambarkan kisah Ramayana, makhluk mitologis, dan simbol-simbol spiritual Hindu. Ornamen-ornamen tersebut menunjukkan kehalusan seni dan filosofi tinggi masyarakat Majapahit.
Uniknya lagi, meskipun usianya sudah ratusan tahun, struktur candi masih berdiri kokoh dan terawat baik. Hal ini membuktikan betapa kuatnya teknik konstruksi masa lampau. Oleh karena itu, banyak wisatawan dan peneliti datang untuk mempelajari detail arsitekturnya.
Lokasi dan Akses
📍 Alamat: Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur
🗺️ Google Maps: Cari “Candi Bajang Ratu Trowulan”
Lokasinya sangat strategis karena berada di jalur utama wisata sejarah Majapahit, berdekatan dengan Candi Tikus, Candi Brahu, dan Museum Trowulan. Dari pusat Kota Mojokerto, jaraknya sekitar 13 km atau kurang lebih 25 menit perjalanan dengan kendaraan pribadi.
Selain mudah dijangkau, jalan menuju lokasi juga sudah beraspal dan memiliki petunjuk arah yang jelas. Dengan demikian, wisatawan dapat berkunjung dengan nyaman baik menggunakan motor maupun mobil.
Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional
| Keterangan | Harga | Keterangan Tambahan |
|---|---|---|
| Tiket Masuk | Rp5.000 | Berlaku untuk semua usia |
| Parkir Motor | Rp3.000 | Dekat area candi |
| Parkir Mobil | Rp5.000 | Area luas dan aman |
| Jam Operasional | 08.00 – 17.00 WIB | Buka setiap hari |
Selain tiket yang terjangkau, pengunjung juga dapat menikmati suasana taman hijau yang tertata rapi di sekitar candi. Dengan demikian, pengalaman wisata sejarah terasa lebih nyaman dan menyenangkan.
Daya Tarik Candi Bajang Ratu
Gerbang Megah Peninggalan Majapahit
Bentuk gerbang paduraksa yang tinggi dan megah menjadi ciri khas utama Candi Bajang Ratu. Oleh karena itu, banyak wisatawan menjadikannya spot foto favorit.Relief dan Ukiran Bernilai Seni Tinggi
Relief di dinding candi menggambarkan kisah Ramayana yang sarat nilai moral dan spiritual. Selain mempercantik bangunan, relief ini juga mencerminkan kedalaman budaya Hindu-Jawa.Suasana Sejuk dan Asri
Area sekitar candi dipenuhi pepohonan rindang dan taman hijau yang terawat. Dengan demikian, suasananya terasa tenang dan cocok untuk wisata edukasi maupun refleksi sejarah.Dekat dengan Situs Majapahit Lainnya
Candi Bajang Ratu hanya berjarak beberapa menit dari situs penting lainnya seperti Candi Tikus, Candi Brahu, dan Museum Trowulan. Karena itu, kamu bisa menjelajahi semua situs sejarah dalam satu rute perjalanan.
Fasilitas yang Tersedia
Area parkir luas
Gazebo dan bangku taman
Toilet umum
Papan informasi sejarah
Penjaga situs dan petugas kebersihan
Area spot foto
Dengan fasilitas tersebut, pengunjung bisa menikmati pengalaman wisata sejarah dengan lebih nyaman. Selain itu, area taman yang hijau juga membuat suasana semakin damai.
Tips Berkunjung ke Candi Bajang Ratu
Datang pagi hari agar suasana lebih tenang dan udara masih sejuk.
Gunakan alas kaki yang nyaman untuk berjalan di sekitar taman.
Bawa payung atau topi karena area cukup terbuka.
Jangan menyentuh atau menaiki struktur candi.
Kunjungi juga situs-situs bersejarah lain di kawasan Trowulan.
Dengan mengikuti tips tersebut, perjalananmu akan lebih aman sekaligus menyenangkan.
Penginapan di Sekitar Lokasi
Beberapa penginapan terdekat yang direkomendasikan antara lain:
Ayola Sunrise Hotel Mojokerto – fasilitas modern dan nyaman.
De Resort Hotel Mojokerto – cocok untuk keluarga.
Trowulan Heritage Homestay – bernuansa budaya Majapahit.
Dengan demikian, kamu dapat memilih tempat menginap sesuai kebutuhan dan anggaran perjalanan.
Kesimpulan
Candi Bajang Ratu merupakan simbol kejayaan arsitektur dan kebudayaan Majapahit yang masih terjaga hingga kini. Selain memiliki nilai sejarah tinggi, bentuknya yang megah menjadikannya salah satu gerbang paling indah peninggalan masa lampau di Indonesia.
Oleh karena itu, bagi kamu yang mencintai sejarah dan budaya Nusantara, Candi Bajang Ratu wajib masuk dalam daftar destinasi wisata sejarah di Mojokerto.
Penulis Go Trip Explorer
Go Trip Explorer adalah komunitas perjalanan yang berdiri sejak 2020, berfokus pada Eksplorasi Destinasi Wisata Indonesia dan Mancanegara secara informatif, inspiratif, Kami hadir untuk menjembatani para pelancong dengan pengalaman autentik melalui konten berkualitas, panduan wisata, review penginapan, hingga layanan tur khusus.


