Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Destinasi Wisata Favorit » Bogor » √ KEBUN RAYA BOGOR : Sejarah, Review & Info Tiket

√ KEBUN RAYA BOGOR : Sejarah, Review & Info Tiket

Kebun Raya Bogor adalah salah satu destinasi wisata paling ikonik dan bersejarah di Indonesia, terletak di jantung Kota Bogor, Jawa Barat. Lokasinya yang strategis dan mudah diakses membuat tempat ini menjadi pilihan utama wisatawan dari berbagai kalangan, baik lokal maupun mancanegara. Dengan luas lahan mencapai lebih dari 87 hektare, Kebun Raya Bogor menyajikan keindahan alam yang memukau serta kekayaan flora yang sangat beragam. Tidak hanya sebagai tempat rekreasi yang menyegarkan, kebun ini juga merupakan pusat penelitian botani tertua di Asia Tenggara, menjadikannya situs penting dalam sejarah ilmu pengetahuan Indonesia dan dunia.

Dikelilingi oleh pohon-pohon besar yang menjulang tinggi dan berusia ratusan tahun, pengunjung disuguhi suasana yang damai dan sejuk, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Jalan-jalan setapak yang rapi membentang di seluruh area, memungkinkan wisatawan untuk menjelajahi setiap sudut kebun dengan nyaman. Kombinasi antara nilai historis, keindahan alam, dan fungsi edukatif menjadikan Kebun Raya Bogor sebagai tempat yang tidak hanya menyenangkan untuk dikunjungi, tetapi juga mendidik dan inspiratif. Pengalaman menyusuri kebun ini dapat menjadi pelajaran langsung mengenai pentingnya pelestarian alam dan kekayaan hayati Indonesia. Dengan ribuan spesies tanaman dari berbagai belahan dunia, Kebun Raya Bogor menjadi semacam museum hidup yang terus tumbuh dan berkembang.

Lokasi wisata ini berada di titik yang sangat strategis dan mudah dijangkau dari berbagai arah. Jika Anda datang dari pusat Kota Jakarta, Anda hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 45–60 menit melalui Tol Jagorawi. Dari arah Jakarta atau Ciawi, Anda bisa keluar di gerbang Tol Bogor, lalu melanjutkan perjalanan menuju Istana Bogor.

Jika Anda datang melalui Terminal Bus Baranangsiang, Anda hanya memerlukan beberapa menit untuk sampai ke lokasi. Akses yang mudah ini menjadikan destinasi ini sangat ramah bagi pengunjung dari luar kota.

Sejarah dan Latar Belakang

Kebun Raya Bogor menorehkan sejarah panjang yang dimulai sejak abad ke-18. Pada mulanya, kawasan ini menjadi bagian dari halaman Istana Bogor dan difungsikan sebagai taman pribadi oleh gubernur jenderal Hindia Belanda. Kemudian, pada tahun 1817, Prof. Caspar Georg Carl Reinwardt mengambil inisiatif untuk meresmikan tempat ini sebagai kebun raya sekaligus pusat penelitian tanaman tropis. Sejak saat itu, pengelola terus mengembangkan Kebun Raya Bogor hingga menjadikannya sebagai pusat ilmu pengetahuan dan konservasi tanaman yang sangat dihormati hingga kini.

Arca-arca Kuno

Di tengah keindahan botani yang rindang dan asri, Kebun Raya Bogor juga menyimpan kekayaan sejarah dan budaya yang jarang disadari pengunjung: arca-arca kuno yang tersebar di beberapa sudut taman. Arca-arca ini bukan sekadar hiasan, tetapi merupakan peninggalan sejarah yang sarat makna dari masa lampau, terutama dari era Hindu-Buddha di Nusantara.

Kebun Raya Bogor menampilkan salah satu arca paling terkenal, yaitu Arca Dwarapala, yang berdiri kokoh sebagai penjaga gerbang dengan ekspresi garang dan tubuh besar. Para arkeolog memperkirakan arca ini berasal dari abad ke-9 atau ke-10 Masehi, dan masyarakat meyakini bahwa arca tersebut melambangkan kekuatan pelindung dari energi negatif. Selain Dwarapala, Anda juga bisa menemukan arca-arca lain yang menggambarkan dewa-dewi Hindu serta simbol-simbol spiritual yang menjadi saksi bisu perjalanan sejarah Indonesia.

Pengelola menempatkan arca-arca ini secara strategis di area taman untuk menciptakan nuansa mistis sekaligus artistik di tengah ribuan koleksi tanaman. Beberapa arca bahkan dilengkapi dengan papan informasi agar pengunjung bisa memahami nilai budaya dan sejarah yang terkandung di dalamnya.

Mengunjungi arca-arca di Kebun Raya Bogor seperti membuka jendela kecil ke masa lalu — sebuah pengalaman yang memperkaya perjalanan wisata, tidak hanya secara visual tetapi juga intelektual.

Pemakaman Belanda Tua

Di balik keteduhan pohon-pohon raksasa dan keanggunan tanaman tropis Kebun Raya Bogor, tersimpan jejak sejarah kolonial yang sunyi namun penuh makna: Makam Kuno Belanda. Lokasi ini menjadi salah satu spot paling bersejarah di kawasan kebun, menghadirkan suasana reflektif yang kontras dengan keindahan alam sekitarnya.

Masyarakat mengenal makam ini sebagai Makam Olivia Mariamne Raffles, istri dari Letnan Gubernur Jenderal Sir Thomas Stamford Raffles—salah satu tokoh penting dalam pemerintahan kolonial Inggris di Jawa. Olivia meninggal pada tahun 1814, dan keluarga Raffles memakamkannya di lokasi yang sekarang menjadi bagian dari area Kebun Raya Bogor. Hingga kini, monumen bergaya klasik Eropa itu masih berdiri kokoh, menampilkan tulisan berbahasa Inggris. Pengelola Kebun Raya menjaga kawasan ini dengan baik, mengelilinginya dengan pagar besi dan taman kecil yang tenang.

Tak hanya makam Olivia, terdapat pula beberapa makam lain dari tokoh-tokoh Eropa yang pernah tinggal atau bertugas di Hindia Belanda. Kompleks ini memberikan gambaran tentang kehidupan dan kematian para pejabat kolonial yang menjadikan Bogor (dulu Buitenzorg) sebagai tempat tinggal mereka.

Bagi pengunjung yang tertarik pada sejarah kolonial, makam ini bukan sekadar objek wisata, melainkan sebuah napak tilas masa lalu yang penuh cerita. Tempat ini juga menjadi pengingat akan keberadaan budaya Eropa di tengah lanskap tropis nusantara.

Koleksi Tanaman

Salah satu daya tarik utama yang dimiliki Kebun Raya Bogor terletak pada koleksi tanamannya yang sangat beragam dan luas. Pengelola telah mengumpulkan berbagai jenis pohon langka, tanaman obat, anggrek, palem, hingga tanaman air dari berbagai penjuru dunia. Beberapa koleksi paling terkenal yang bisa Anda temukan antara lain:

  • Bunga bangkai (Amorphophallus titanum), yang menarik perhatian karena ukurannya yang sangat besar dan aroma khasnya saat mekar.

  • Pohon raksasa yang berasal dari Amerika Selatan dan Afrika, dan tumbuh menjulang tinggi di area taman.

  • Taman anggrek, yang memamerkan ratusan spesies dan varietas anggrek dengan warna dan bentuk yang menakjubkan.

  • Tanaman obat tradisional, yang telah dimanfaatkan dalam berbagai praktik pengobatan herbal selama berabad-abad.

Selain tanaman, Kebun Raya Bogor juga memiliki koleksi herbaria yang menyimpan ribuan spesimen tumbuhan kering dari seluruh Indonesia dan dunia. Koleksi ini sangat penting untuk kepentingan penelitian ilmiah.

Cerita dan Pengalaman Menarik

Mengunjungi Kebun Raya Bogor memberikan pengalaman lebih dari sekadar melihat tanaman. Para pengunjung bisa menyerap suasana tenang dan menikmati kesejukan yang jarang mereka temukan di tengah hiruk-pikuk kota besar. Banyak orang memilih datang ke tempat ini untuk melepas penat, menghabiskan waktu bersama keluarga, atau mencari inspirasi di tengah alam.

Salah satu pengalaman menarik yang sering dibagikan pengunjung adalah saat mereka menyaksikan bunga bangkai mekar. Karena bunga langka ini hanya mekar setiap beberapa tahun, melihatnya menjadi momen yang sangat berharga. Selain itu, banyak pasangan memanfaatkan suasana romantis dan historis di sekitar Danau Gunting dan Jembatan Merah sebagai latar belakang untuk foto pre-wedding mereka.

Tak jarang, pengunjung juga menemui satwa liar kecil seperti tupai, burung, dan kupu-kupu yang hidup bebas di area kebun. Kehadiran satwa ini membuat suasana kebun semakin hidup dan alami.

Fasilitas dan Aktivitas

Kebun Raya Bogor menyediakan berbagai fasilitas yang nyaman dan lengkap untuk memanjakan pengunjung. Pengelola telah membangun jalur pejalan kaki yang luas dan rindang, menciptakan banyak spot foto menarik, serta menghadirkan museum, kafe, dan toko cinderamata. Salah satu fasilitas utama yang wajib Anda kunjungi adalah Museum Zoologi. Museum ini menampilkan koleksi hewan yang telah diawetkan, menyoroti kerangka hewan langka, hingga memamerkan fosil-fosil purba yang memukau.

Bagi pengunjung yang menyukai aktivitas fisik, kebun raya ini menjadi tempat yang ideal untuk berjalan kaki, bersepeda, atau sekadar piknik santai di bawah rindangnya pohon-pohon besar. Tersedia juga pemandu wisata dan layanan audio guide untuk menjelaskan berbagai informasi tentang tanaman dan sejarah kebun.

Akses dan Lokasi:

Alamat : Jl. Ir. H. Juanda No.13, Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16122, Indonesia

Google Maps: https://maps.app.goo.gl/yseJhQ8N77pQuerA7

Harga Tiket Masuk

KategoriHarga Tiket (Rp)
Wisatawan DomestikRp.  16.500
Wisatawan MancanegaraRp.  26.500
Mahasiswa (dengan kartu)Rp.    9.500
Anak-anak (di bawah 4 th)Gratis
Parkir MobilRp.  30.000
Parkir MotorRp,    5.000

Jam Operasional : Setiap hari: 08.00 – 16.00 WIB

Tips Berkunjung

  • Datang lebih pagi untuk menghindari keramaian.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman karena area cukup luas.
  • Bawa air minum sendiri, walaupun tersedia kantin.
  • Jangan memetik tanaman atau merusak koleksi.
  • Simpan sampah pada tempatnya untuk menjaga kebersihan.

Kesimpulan

Kebun Raya Bogor menawarkan pengalaman sempurna bagi siapa saja yang ingin merasakan kedekatan dengan alam sekaligus mempelajari kekayaan flora Indonesia dan dunia. Tempat ini memikat pengunjung dengan keindahan alamnya, koleksi tanaman langka, dan sejarah panjang yang kaya. Semua keunggulan itu menjadikan Kebun Raya Bogor sebagai salah satu destinasi utama wisata edukatif di Indonesia.

Penulis

Tim Eksplorasi Wisata adalah sekelompok pecinta perjalanan dan budaya yang memiliki misi untuk mengangkat keindahan serta kekayaan destinasi wisata Indonesia ke panggung nasional dan internasional. Dibentuk oleh para jurnalis perjalanan, fotografer profesional, peneliti sejarah, dan penggiat pariwisata lokal, tim ini aktif mendokumentasikan, mengevaluasi, dan mempromosikan tempat-tempat wisata dari perspektif informatif dan inspiratif.

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less