√ WISATA STONE GARDEN CITATAH: Surga Tersembunyi di Puncak Karst Padalarang, Review & Info Tiket.

Stone Garden Citatah adalah kawasan taman batu alami yang terletak di kawasan Citatah, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Tempat ini memiliki sejarah geologis yang panjang. Ribuan hingga jutaan tahun lalu, area ini merupakan dasar laut yang kemudian terangkat ke permukaan bumi akibat aktivitas tektonik. Proses alam tersebut menghasilkan formasi batuan karst yang unik dan spektakuler.
Dari kejauhan, Stone Garden terlihat seperti negeri para raksasa yang membangun benteng dari batu. Saat pengunjung mendekat, mereka akan melihat bebatuan itu membentuk relief dan kontur alam yang dramatis. Tidak heran banyak orang menyebut tempat ini sebagai salah satu spot geowisata terbaik di Jawa Barat.

Daya Tarik Stone Garden Citatah
Formasi Batuan Karst Purba
Stone Garden menampilkan hamparan batuan yang unik. Tangan raksasa seolah menata batu-batu itu; beberapa menjulang tinggi, beberapa melingkar indah. Proses geologi yang berlangsung sangat lama membentuk formasi ini secara alami. Karena itu, pelajar dan peneliti sering menjadikan tempat ini lokasi studi geologi.
Sunset dan Sunrise yang Memukau
Jika kamu datang pagi-pagi atau menjelang sore, cahaya matahari menyinari batu-batu dengan sudut yang sempurna. Saat matahari terbit, kabut tipis sering menyelimuti area sekitar dan menciptakan suasana magis seperti di negeri dongeng. Ketika matahari terbenam, langit berubah warna menjadi oranye keemasan, dan bayangan indah terbentuk di antara bebatuan.
Goa Pawon di Kaki Bukit
Sebelum mendaki ke Stone Garden, kamu akan melewati Goa Pawon, gua bersejarah yang menyimpan sisa-sisa manusia purba. Para arkeolog pernah menemukan tengkorak dan alat-alat batu di gua ini. Menariknya, kamu bisa melihat cahaya masuk dari celah atap yang disebut “jendela alam” saat berada di dalam goa.
Spot Foto Instagramable
Para pecinta fotografi menganggap Stone Garden sebagai surganya. Batu-batu eksotis, latar langit biru atau oranye, dan panorama pegunungan menciptakan tempat yang ideal untuk sesi foto prewedding, konten traveling, atau sekadar selfie keren.
Rute Menuju Stone Garden
Alamat : Gunung Masigit, Citatah, Kec. Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40554
- Ambil jalan tol menuju Tol Padalarang-Cileunyi.
- Keluar di gerbang Tol Padalarang.
- Lanjutkan perjalanan ke arah Cipatat – Citatah.
- Cari Gunung Masigit atau Goa Pawon, karena Stone Garden berada tepat di atasnya.
Dari Arah Jakarta :
- Lewat jalan tol Cipularang.
- Keluar di gerbang Padalarang.
- Ikuti petunjuk arah menuju Citatah – Goa Pawon.
Setelah sampai di area parkir Goa Pawon, kamu harus mendaki sekitar 15–20 menit ke puncak bukit untuk sampai ke Stone Garden. Jalur pendakiannya berupa jalan setapak berbatu yang bisa dilalui dengan alas kaki yang nyaman. Walaupun menanjak, pemandangan di sepanjang jalur membuat perjalanan terasa menyenangkan.

Harga Tiket Masuk Stone Garden Citatah
Berikut tabel harga tiket terbaru yang bisa kamu jadikan referensi :
| Keterangan | Harga Tiket |
| Tiket Masuk Goa Pawon | Rp. 10.000 / orang |
| Tiket Masuk Stone Garden | Rp. 15.000 / orang |
| Parkir Motor | Rp. 3.000 |
| Parkir Mobil | Rp. 5.000 |
| Pemandu Lokal (opsional) | Rp. 50.000 – Rp. 100.000 |
Catatan: Harga bisa berubah tergantung kebijakan pengelola dan hari libur nasional.

Cerita Pengalaman Mengunjungi Stone Garden
Bayangkan sebuah pagi yang masih dingin, embun menempel di dedaunan, dan kabut tipis menggantung di udara. Aku dan dua teman memutuskan untuk mengejar sunrise di Stone Garden. Kami berangkat dari Bandung pukul 4 subuh, menembus dinginnya udara Padalarang yang masih sepi.
Sesampainya di area parkir Goa Pawon, kami disambut suara ayam hutan dan gemerisik dedaunan. Sambil menyalakan senter dari HP, kami mulai mendaki jalur setapak menuju puncak Stone Garden. Beberapa kali harus berhenti karena medan sedikit menantang, tapi angin sepoi dan suara jangkrik menemani perjalanan.
Begitu sampai di atas, kami dibuat takjub. Hamparan batu-batu purba menyambut dengan gagah, dan dari kejauhan, semburat cahaya mulai menari di cakrawala. Kami duduk di atas batu besar, menikmati momen tanpa kata. Tidak ada bunyi kendaraan, tidak ada keramaian, hanya alam dan ketenangan.
Beberapa turis lokal mulai berdatangan menjelang pukul 6 pagi. Ada yang membawa kopi, ada yang memotret, ada juga yang berdoa sambil duduk diam. Di satu titik, aku merasa seperti kembali ke masa lalu, seakan tempat ini menyimpan kenangan berjuta tahun silam yang masih hidup.

Fasilitas di Stone Garden Citatah
Walau tergolong wisata alam yang masih cukup alami, beberapa fasilitas umum telah tersedia:
- Area parkir luas
- Warung makanan sederhana
- Toilet umum di area bawah
- Sewa pemandu lokal
- Tempat duduk dari batu di beberapa titik
- Papan petunjuk jalur pendakian
Namun perlu dicatat, di area puncak belum tersedia fasilitas modern seperti listrik atau air bersih. Disarankan membawa perlengkapan pribadi seperti air minum, topi, dan alas duduk jika ingin bersantai lebih lama.
Tips Berkunjung ke Stone Garden Citatah
- Datang pagi atau sore hari untuk menghindari terik matahari.
- Gunakan sepatu yang nyaman karena jalur menanjak dan berbatu.
- Bawa air minum sendiri karena di atas tidak ada warung.
- Jangan buang sampah sembarangan, bawa turun kembali sampahmu.
- Jika ingin tur edukatif, sewa pemandu lokal untuk cerita sejarah dan geologi.
- Bawa kamera, karena kamu akan menyesal jika tidak mengabadikan keindahannya.
- Hati-hati saat musim hujan, batuan bisa licin dan berbahaya.

Stone Garden dalam Perspektif Budaya dan Ilmiah
Stone Garden bukan hanya sekadar objek wisata, tapi juga lokasi penting dalam sejarah geologi dan antropologi Indonesia. Beberapa peneliti dari dalam dan luar negeri menjadikan tempat ini sebagai situs penelitian tentang manusia purba dan formasi bumi.
Goa Pawon, yang menjadi pintu masuk ke Stone Garden, menyimpan tulang manusia purba yang diperkirakan hidup sekitar 9.500 tahun lalu. Penemuan ini menunjukkan bahwa manusia sudah mendiami kawasan tersebut sejak zaman prasejarah, sehingga menambah nilai penting kawasan ini secara arkeologis.
Selain memiliki nilai sejarah, masyarakat lokal juga meyakini kawasan ini sebagai tempat yang sakral. Bahkan hingga kini, beberapa warga sekitar masih menceritakan legenda atau cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun. Tidak heran jika banyak peziarah dan penduduk lokal datang untuk berdoa dan bermeditasi di beberapa titik sunyi di Stone Garden.
Mengapa Harus ke Stone Garden?
Jadi, jika kamu mencari tempat wisata yang tidak biasa, tidak terlalu ramai, namun sangat kaya secara visual dan spiritual, Stone Garden Citatah adalah jawabannya. Tempat ini tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menenangkan pikiran dan memperkaya wawasan tentang bumi yang kita tinggali.
Lebih menarik lagi, dengan harga tiket yang sangat terjangkau, kamu bisa menikmati pemandangan alam sekelas luar negeri, lengkap dengan unsur sejarah, budaya, dan petualangan. Oleh karena itu, kamu layak mengunjungi Stone Garden, bukan hanya sekali, tapi berkali-kali.
Jika kamu siap melepas penat dan ingin merasakan detak jantung bumi lewat formasi batunya yang megah, maka jangan ragu—datanglah ke Stone Garden Citatah, dan rasakan magisnya sendiri.
Penulis TEAM LIBURAN
Kami adalah komunitas dinamis yang didedikasikan untuk menjelajahi keindahan alam, budaya, dan keunikan destinasi wisata baik yang populer maupun tersembunyi. Kami terdiri dari para petualang, pencinta alam, pecinta sejarah, hingga pemburu kuliner lokal yang bersama-sama membentuk tim eksplorasi yang solid dan penuh semangat.
