√ Kawah Sikidang Wonosobo: Pesona Alam Vulkanik di Dataran Tinggi Dieng, Review & Info Tiket

Pendahuluan
Kawah Sikidang Wonosobo adalah salah satu destinasi wisata alam paling menarik di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Kawah ini menampilkan fenomena alam vulkanik yang jarang ditemui di Indonesia. Di sini, wisatawan bisa melihat lumpur panas yang terus mendidih, uap belerang yang mengepul, serta menikmati udara pegunungan yang sejuk.
Keindahan alamnya berpadu dengan legenda lokal yang membuat tempat ini penuh cerita. Tak heran, Kawah Sikidang selalu menjadi tujuan utama bagi wisatawan yang berlibur ke kawasan Dieng Plateau.
Sejarah Singkat Kawah Sikidang
Kawah Sikidang terbentuk dari aktivitas vulkanik ribuan tahun lalu. Proses alam tersebut melahirkan dataran tinggi Dieng yang masih aktif hingga sekarang. Dari perut bumi, gas panas dan lumpur terus keluar membentuk kolam mendidih yang dikenal sebagai Kawah Sikidang.
Nama “Sikidang” diambil dari kata kidang atau kijang. Masyarakat menamai kawah ini demikian karena letupan lumpurnya berpindah-pindah seperti kijang yang melompat. Sejak tahun 1980-an, kawasan ini resmi dikelola sebagai destinasi wisata edukatif oleh pemerintah daerah.
Fenomena Alam yang Unik di Kawah Sikidang
Kawah Sikidang menjadi daya tarik utama karena fenomena vulkaniknya yang masih aktif. Dari area pandang yang aman, pengunjung dapat melihat lumpur panas berwarna abu keputihan mendidih di tengah kawah. Semburan gas belerang yang terus keluar menambah kesan dramatis pada pemandangan sekitar.
Udara di kawasan ini terasa sejuk dengan suhu antara 10–15°C. Kontras suhu dingin pegunungan dan panas dari kawah menciptakan sensasi unik yang jarang ditemukan di tempat lain. Jalur kayu di sekitar kawah memudahkan pengunjung untuk berjalan santai sambil menikmati pemandangan alam yang menakjubkan.
Legenda dan Asal Usul Kawah Sikidang
Cerita rakyat setempat mengisahkan legenda Putri Shinta Dewi dan Kidang Garungan. Kidang adalah seorang pria sakti yang memiliki kepala kijang. Ia jatuh cinta pada Putri Shinta Dewi dan melamarnya. Namun, sang putri menolak dengan memberi syarat agar Kidang menggali sumur besar.
Saat Kidang sibuk menggali, sang putri menimbunnya hidup-hidup. Amarah Kidang membuat bumi meledak dan mengeluarkan lumpur panas serta gas belerang. Letusan inilah yang dipercaya melahirkan Kawah Sikidang. Legenda ini hingga kini masih menjadi bagian penting dari budaya masyarakat Dieng.
Lokasi dan Akses Menuju Kawah Sikidang
Alamat:
Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah 53456
Google Maps:
Kawah Sikidang berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Wonosobo. Perjalanan bisa ditempuh dalam waktu 45–60 menit dengan kendaraan pribadi. Arah umum menuju lokasi yaitu: Wonosobo → Garung → Kejajar → Dieng Plateau → Kawah Sikidang.
Jalan menuju lokasi sudah beraspal dan memiliki petunjuk arah yang jelas. Jika tidak membawa kendaraan pribadi, wisatawan dapat menyewa mobil atau mengikuti paket wisata lokal yang mencakup berbagai destinasi Dieng.
Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional
| Kategori | Harga |
|---|---|
| Tiket Dewasa | Rp20.000 |
| Tiket Anak-anak | Rp10.000 |
| Parkir Motor | Rp3.000 |
| Parkir Mobil | Rp5.000 |
| Parkir Bus | Rp10.000 |
Harga tiket tersebut juga mencakup kunjungan ke Candi Arjuna, yang terletak di kawasan yang sama.
Jam buka Kawah Sikidang: setiap hari pukul 07.00 – 17.00 WIB.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari ketika udara masih cerah dan kabut belum turun.
Aktivitas Menarik di Kawah Sikidang
Menjelajahi Area Kawah
Wisatawan dapat berjalan di atas jalur kayu untuk menikmati panorama kawah dari berbagai sudut. Uap putih yang mengepul dan suara letupan lumpur menciptakan suasana yang memukau.
Berfoto di Spot Ikonik
Beberapa titik foto yang populer antara lain:
Gerbang bertuliskan “Kawah Sikidang”
Patung Kidang Garungan
Area uap panas dengan latar pegunungan
Arena motor trail dan kuda tunggang
Merebus Telur di Air Panas
Salah satu aktivitas unik di sini adalah merebus telur di air panas alami kawah. Banyak wisatawan menikmati pengalaman ini sebagai bagian dari perjalanan mereka.
Membeli Oleh-Oleh Khas Dieng
Di sekitar kawasan wisata terdapat kios yang menjual oleh-oleh khas seperti:
Carica dan minuman purwaceng
Keripik kentang khas Dieng
Belerang alami
Rajutan hangat hasil karya masyarakat lokal
Wisata Edukasi Geologi
Kawah Sikidang sering menjadi tempat studi bagi pelajar dan mahasiswa. Mereka datang untuk belajar langsung tentang aktivitas vulkanik dan geotermal di lapangan.
Fasilitas Wisata di Kawah Sikidang
Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, pengelola menyediakan fasilitas lengkap, di antaranya:
Area parkir luas
Jalur pejalan kaki berpagar
Mushola dan toilet bersih
Gazebo dan tempat istirahat
Kios makanan dan souvenir
Petugas keamanan dan pemandu wisata
Fasilitas tersebut membuat pengalaman wisata di Kawah Sikidang terasa aman, tertata, dan ramah bagi semua kalangan.
Review Wisatawan
Berdasarkan ulasan Google Maps dan TripAdvisor (Oktober 2025), Kawah Sikidang mendapat rating 4,5 dari 5 bintang.
Wisatawan memberikan berbagai komentar positif, seperti:
“Tempatnya menarik, bisa lihat kawah dari dekat dengan aman.”
“Harga tiket murah dan fasilitas memadai.”
“Telur rebus dari air panas alami wajib dicoba.”
“Bawa masker karena bau belerang cukup kuat.”
Sebagian besar pengunjung merekomendasikan Kawah Sikidang sebagai destinasi utama saat berlibur ke Dieng Plateau.
Tips Berkunjung ke Kawah Sikidang
Untuk pengalaman terbaik, datanglah pagi hari agar tidak terhalang kabut. Gunakan jaket tebal dan masker untuk kenyamanan. Hindari mendekat terlalu dekat ke kawah utama.
Bawa kamera karena pemandangan di sini sangat fotogenik. Gunakan sepatu tertutup agar kaki tetap aman saat berjalan di jalur berbatu.
Wisata Lain di Sekitar Kawah Sikidang
Kawah Sikidang berdekatan dengan beberapa destinasi terkenal, antara lain:
Candi Arjuna, kompleks candi Hindu tertua di Dieng
Telaga Warna dan Telaga Pengilon, danau kembar dengan warna air yang menawan
Bukit Sikunir, spot populer untuk menikmati Golden Sunrise
Batu Pandang Ratapan Angin, lokasi foto favorit di atas Telaga Warna
Semua tempat tersebut bisa dikunjungi dalam satu hari perjalanan.
Kuliner dan Budaya Khas Dieng
Selain wisata alam, Dieng juga menawarkan pengalaman budaya yang khas. Setiap tahun, masyarakat mengadakan Dieng Culture Festival (DCF) yang menampilkan ritual pemotongan rambut gimbal serta pertunjukan seni tradisional.
Kamu juga bisa mencicipi kuliner khas seperti mie ongklok, tempe kemul, dan minuman hangat purwaceng. Cita rasa khas pegunungan membuat pengalaman kuliner di Dieng semakin lengkap.
Kesimpulan
Kawah Sikidang Wonosobo memadukan keindahan alam, fenomena vulkanik, dan kekayaan budaya lokal. Aksesnya mudah, tiketnya terjangkau, dan fasilitasnya lengkap.
Tempat ini cocok untuk wisata edukatif, petualangan alam, hingga fotografi. Jika kamu mencari wisata alam yang unik dan berkesan, Kawah Sikidang adalah destinasi yang wajib masuk dalam daftar perjalananmu ke Jawa Tengah.
Penulis TEAM LIBURAN
Kami adalah komunitas dinamis yang didedikasikan untuk menjelajahi keindahan alam, budaya, dan keunikan destinasi wisata baik yang populer maupun tersembunyi. Kami terdiri dari para petualang, pencinta alam, pecinta sejarah, hingga pemburu kuliner lokal yang bersama-sama membentuk tim eksplorasi yang solid dan penuh semangat.
