√ Pugung Raharjo: Menjelajahi Taman Purbakala Bersejarah di Lampung Timur

Di balik hiruk-pikuk modernitas Lampung, situs sejarah Pugung Raharjo atau Taman Purbakala Pugung Raharjo memancarkan aura keagungan masa lampau. Situs yang terletak di Kabupaten Lampung Timur ini menampilkan kompleks peninggalan zaman megalitik, klasik, dan Islam awal yang hidup berdampingan dalam satu kawasan.
Mengunjungi Pugung Raharjo bagaikan melangkah ke lorong waktu. Setiap sudutnya menyimpan kisah kejayaan masyarakat kuno yang pernah menghuni tanah Lampung ribuan tahun silam. Tak hanya memukau secara arkeologis, situs ini juga menyajikan panorama alam yang tenang dan menyejukkan, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Sejarah Pugung Raharjo
Situs Pugung Raharjo menyimpan sejarah panjang yang membentang dari masa prasejarah hingga era klasik dan Islam awal. Penduduk setempat pertama kali menemukan situs ini pada tahun 1957 saat mereka membuka lahan perkebunan. Saat menggali tanah, mereka menemukan berbagai batu besar yang tersusun rapi, arca, manik-manik, hingga gerabah kuno. Tim arkeolog kemudian meneliti temuan tersebut dan menetapkan kawasan ini sebagai situs purbakala yang sangat penting di Lampung.
Secara kronologis, perkembangan Pugung Raharjo terbagi dalam tiga periode utama:
Zaman Megalitik (sekitar 2.500–500 SM)
Pada masa ini, masyarakat membangun berbagai struktur batu besar seperti dolmen (meja batu), batu berlubang, batu tegak, dan batu datar. Mereka menggunakan struktur ini untuk upacara keagamaan, pemujaan roh leluhur, dan penanda kubur.
Zaman Klasik (sekitar abad ke-7–14 M)
Pada periode ini, pengaruh budaya Hindu-Buddha masuk ke wilayah Pugung Raharjo. Bukti-buktinya terlihat dari arca-arca batu bergaya klasik, manik-manik kaca, dan keramik dari Tiongkok yang menunjukkan adanya aktivitas perdagangan internasional.
Zaman Islam Awal (sekitar abad ke-16 M)
Pada masa ini, komunitas Islam awal mulai menetap di kawasan Pugung Raharjo. Mereka meninggalkan fragmen keramik, pecahan porselen, dan benda-benda logam yang menunjukkan perubahan budaya dan kepercayaan masyarakat setempat.
Menariknya, masyarakat masa lampau juga membangun benteng tanah dan parit selebar 10 meter yang membentang sepanjang 1,2 km untuk melindungi pemukiman dari serangan musuh. Struktur pertahanan ini membuktikan tingginya tingkat organisasi sosial mereka.
Karena nilai sejarah dan budayanya yang tinggi, pemerintah menetapkan Pugung Raharjo sebagai cagar budaya nasional. Kini, pengelola melestarikan situs ini sebagai Taman Purbakala sekaligus pusat penelitian arkeologi dan destinasi wisata edukatif di Lampung Timur.

Daya Tarik Pugung Raharjo
Ada banyak alasan mengapa situs purbakala ini begitu memikat wisatawan, baik pecinta sejarah maupun penjelajah alam:
Benteng Tanah dan Parit Kuno
Di area ini terdapat benteng tanah raksasa yang mengelilingi kawasan situs, dilengkapi parit selebar 10 meter. Struktur ini diyakini menjadi sistem pertahanan masyarakat kuno.Batu-Batu Megalitik
Di dalam kawasan situs berdiri batu-batu besar peninggalan zaman megalitik, seperti batu berlubang, dolmen, batu datar, dan batu tegak. Masing-masing punya fungsi ritual di masa lampau.Kolam Kuno dan Arca Klasik
Ada pula kolam peninggalan masa klasik (Hindu-Buddha) serta arca batu bergaya klasik yang menandakan adanya pengaruh kerajaan Hindu di masa itu.Nuansa Mistis yang Menenangkan
Suasana sunyi dan asri di dalam kompleks sering membuat pengunjung merasa tenteram. Banyak yang datang untuk sekadar meditasi atau menenangkan pikiran.
Fasilitas yang Tersedia
Meskipun merupakan situs purbakala, kawasan Pugung Raharjo sudah dilengkapi berbagai fasilitas wisata penunjang, seperti:
Area parkir kendaraan
Pos penjaga dan loket tiket
Toilet umum
Papan informasi sejarah dan denah lokasi
Jalur pejalan kaki yang tertata
Gazebo atau tempat istirahat
Fasilitas ini menjadikan kunjungan ke situs bersejarah ini nyaman, baik untuk keluarga maupun rombongan pelajar.
Harga Tiket Masuk
| Keterangan | Harga |
|---|---|
| Tiket Masuk Wisatawan Lokal | Rp. 5.000 |
| Tiket Masuk Wisatawan Mancanegara | Rp. 15.000 |
| Parkir Motor | Rp. 3.000 |
| Parkir Mobil | Rp. 5.000 |
” Harga dapat berubah sesuai kebijakan pengelola setempat.”
Jam Operasional
Pugung Raharjo buka setiap hari, termasuk akhir pekan dan hari libur nasional:
Pukul 08.00 – 16.00 WIB
Datang di pagi hari sangat disarankan, agar kamu bisa menjelajah kawasan yang cukup luas ini tanpa tergesa-gesa.
Tips Wisata ke Taman Purbakala Pugung Raharjo
Agar perjalananmu ke Taman Purbakala Pugung Raharjo semakin menyenangkan, ada baiknya mempersiapkan diri dengan beberapa hal berikut. Pertama, kenakan pakaian dan alas kaki yang nyaman, karena kamu akan banyak berjalan kaki menyusuri area situs yang cukup luas. Dengan begitu, kamu bisa menjelajah tanpa cepat merasa lelah.
Selain itu, jangan lupa membawa air minum pribadi agar tetap terhidrasi selama berkeliling, terutama saat cuaca sedang terik. Untuk menghindari panas yang menyengat, usahakan datang di pagi hari, sehingga udara masih sejuk dan suasana lebih tenang.
Selama berada di kawasan situs, tetap hormati nilai sejarahnya dengan tidak memanjat batu, menyentuh, atau merusak benda peninggalan. Dengan menjaga sikap, kamu turut berperan melestarikan warisan budaya ini. Jangan lupa juga menyiapkan kamera untuk mengabadikan setiap sudut unik situs purbakala ini, karena banyak spot menarik yang sayang untuk dilewatkan.
Terakhir, jika ingin kunjunganmu lebih bermakna, pertimbangkan menggunakan jasa pemandu lokal. Mereka dapat memberikan penjelasan sejarah yang mendalam sehingga kamu bisa lebih memahami cerita di balik setiap peninggalan yang ada.
Lokasi dan Akses Menuju Pugung Raharjo
Alamat: Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.
Google Maps: https://maps.app.goo.gl/ZvrozMQdaRVBJezJ9
Dari Kota Bandar Lampung, perjalanan menuju situs ini memakan waktu sekitar 2–3 jam menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan. Jalan menuju lokasi cukup mulus dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Penutup
Pugung Raharjo tidak hanya menyimpan situs purbakala biasa — tempat ini menjadi saksi perjalanan panjang peradaban di tanah Lampung. Keindahan alam yang membungkus peninggalan sejarah menciptakan suasana magis sekaligus menenangkan.
Bagi kamu yang mencintai sejarah, budaya, atau ingin menikmati wisata yang berbeda dari biasanya, jangan lewatkan Taman Purbakala Pugung Raharjo. Menapaki jejak masa lampau di tengah alam yang tenang akan menghadirkan pengalaman yang sulit kamu lupakan.
Penulis TEAM LIBURAN
Kami adalah komunitas dinamis yang didedikasikan untuk menjelajahi keindahan alam, budaya, dan keunikan destinasi wisata baik yang populer maupun tersembunyi. Kami terdiri dari para petualang, pencinta alam, pecinta sejarah, hingga pemburu kuliner lokal yang bersama-sama membentuk tim eksplorasi yang solid dan penuh semangat.



