Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bima » √ Masjid Sultan Salahuddin: Masjid Bersejarah Kesultanan Bima, Review & Info Lengkap

√ Masjid Sultan Salahuddin: Masjid Bersejarah Kesultanan Bima, Review & Info Lengkap

Masjid Sultan Salahuddin menjadi salah satu ikon religi bersejarah di Kota Bima. Sejak pertama kali melangkah ke area masjid, suasana tenang langsung terasa. Selain itu, bangunan masjid menghadirkan nuansa klasik yang kuat dan sarat makna sejarah.

Lebih dari sekadar tempat ibadah, masjid ini menyimpan kisah penting tentang masuknya Islam ke wilayah Bima. Oleh karena itu, Masjid Sultan Salahuddin selalu menarik perhatian wisatawan religi dan pencinta sejarah.


Sejarah Singkat Masjid Sultan Salahuddin

Masjid Sultan Salahuddin berdiri pada masa pemerintahan Sultan Salahuddin, sultan pertama Bima yang memeluk Islam. Pada masa itu, masjid berfungsi sebagai pusat dakwah dan kegiatan keagamaan.

Seiring waktu, masyarakat terus menjaga dan menggunakan masjid ini. Dengan demikian, Masjid Sultan Salahuddin tetap hidup sebagai tempat ibadah aktif hingga sekarang.


 

Daya Tarik Masjid Sultan Salahuddin

Nilai Sejarah yang Kuat

Masjid ini menandai awal penyebaran Islam di Bima. Oleh sebab itu, keberadaannya sangat penting secara historis.

Arsitektur Klasik yang Khas

Bangunan masjid menampilkan perpaduan budaya lokal dan Islam. Selain itu, desainnya tetap terjaga hingga kini.

Suasana Ibadah yang Khusyuk

Lingkungan masjid terasa tenang sehingga mendukung aktivitas ibadah.

Lokasi Strategis

Masjid berada di kawasan bersejarah Bima. Dengan demikian, pengunjung dapat menjangkaunya dengan mudah.

Wisata Religi Edukatif

Pengunjung bisa beribadah sekaligus mempelajari sejarah Islam di Bima.


Lokasi & Akses

Alamat: Kota Bima, Nusa Tenggara Barat

Masjid Sultan Salahuddin berada dekat pusat kota. Selain itu, akses jalan menuju lokasi sudah baik dan nyaman dilalui kendaraan pribadi maupun umum.


Jam Operasional

Setiap Hari — 24 Jam

Namun demikian, waktu terbaik untuk kunjungan wisata adalah di luar jam salat.


Harga Tiket Masuk

Gratis
Masjid terbuka untuk umum.


Aktivitas yang Bisa Dilakukan

• Melaksanakan ibadah salat
• Mengamati arsitektur masjid
• Mengenal sejarah Islam Bima
• Berfoto di area luar masjid
• Selain itu, pengunjung dapat mengikuti kegiatan keagamaan tertentu


Fasilitas yang Tersedia

• Area parkir
• Tempat wudu
• Toilet
• Area ibadah luas
• Selain itu, lingkungan masjid terjaga bersih dan rapi


Tips Berkunjung

• Gunakan pakaian sopan
• Datang di luar waktu salat jika ingin berwisata
• Jaga ketenangan dan kebersihan
• Hormati jamaah yang beribadah
• Selain itu, patuhi aturan masjid


Kesimpulan

Masjid Sultan Salahuddin menghadirkan pengalaman wisata religi yang sarat nilai sejarah di Kota Bima. Dengan peran penting dalam perkembangan Islam, arsitektur klasik, dan suasana khusyuk, masjid ini layak masuk daftar kunjungan. Oleh karena itu, Masjid Sultan Salahuddin menjadi destinasi tepat untuk ibadah sekaligus wisata religi.

Penulis

Go Trip Explorer adalah komunitas perjalanan yang berdiri sejak 2020, berfokus pada Eksplorasi Destinasi Wisata Indonesia dan Mancanegara secara informatif, inspiratif, Kami hadir untuk menjembatani para pelancong dengan pengalaman autentik melalui konten berkualitas, panduan wisata, review penginapan, hingga layanan tur khusus.

Rekomendasi Untuk Anda

  • √ Petualangan Lengkap Menaklukkan GUNUNG RINJANI Dan Keindahan DANAU SEGARA ANAK

    √ Petualangan Lengkap Menaklukkan GUNUNG RINJANI Dan Keindahan DANAU SEGARA ANAK

    • 0Komentar

    Gunung Rinjani bukan sekadar gunung berapi biasa. Ia adalah legenda yang berdiri megah di Pulau Lombok, dikelilingi pesona mistis, bentang alam dramatis, dan panorama menakjubkan yang selalu menghipnotis para petualang. Di pelukannya, tersembunyi Danau Segara Anak, permata biru di ketinggian yang menawarkan kedamaian spiritual dan keindahan alami yang tak tertandingi. Gunung Rinjani : Ikon Pendakian […]

  • √ Candi Mendut: Warisan Budha Kuno yang Megah di Magelang

    √ Candi Mendut: Warisan Budha Kuno yang Megah di Magelang

    • 0Komentar

    Sekilas Tentang Candi Mendut Candi Mendut merupakan salah satu peninggalan agama Buddha tertua di Jawa Tengah, yang berdiri megah di Kabupaten Magelang. Candi ini dibangun pada masa Wangsa Syailendra sekitar abad ke-8 Masehi, sebelum berdirinya Candi Borobudur. Bangunannya terbuat dari batu andesit dengan relief halus yang menggambarkan kisah Jataka (cerita kehidupan Sang Buddha). Di dalamnya, […]

  • √ Warung Brongkos Handayani: Brongkos Legendaris dengan Kuah Pekat Beraroma Rempah, Review & Info Lengkap

    √ Warung Brongkos Handayani: Brongkos Legendaris dengan Kuah Pekat Beraroma Rempah, Review & Info Lengkap

    • 0Komentar

    Warung Brongkos Handayani selalu menarik perhatian para pecinta kuliner tradisional ketika berada di Yogyakarta. Begitu memasuki warung, pengunjung langsung mencium aroma rempah yang keluar dari dapur. Suasana sederhana yang hangat menciptakan pengalaman makan yang akrab dan nyaman. Brongkos menjadi menu andalan di tempat ini. Kuahnya tampil gelap karena berpadu dengan keluak dan rempah yang dimasak […]

  • √ Umbul Ponggok Klaten: Sensasi Snorkeling di Air Tawar yang Jernih

    √ Umbul Ponggok Klaten: Sensasi Snorkeling di Air Tawar yang Jernih

    • 0Komentar

    Sekilas Tentang Umbul Ponggok Umbul Ponggok di Klaten, Jawa Tengah, terkenal dengan airnya yang jernih dan pengalaman unik berfoto di bawah air. Sumber airnya berasal dari mata air alami, menjadikan tempat ini segar, bersih, dan cocok untuk snorkeling maupun sekadar bermain air. Dulunya hanya kolam desa, kini Umbul Ponggok berkembang menjadi wisata air populer berkat […]

  • √ PULAU KEMARO: Pulau Legendaris di Tengah Sungai Musi yang Sarat Cerita dan Pesona

    √ PULAU KEMARO: Pulau Legendaris di Tengah Sungai Musi yang Sarat Cerita dan Pesona

    • 0Komentar

    Pulau Kemaro adalah sebuah daratan kecil yang muncul di tengah Sungai Musi, Palembang, dan menjadi salah satu ikon wisata budaya yang menyimpan banyak legenda dan nilai sejarah. Letaknya tak jauh dari Jembatan Ampera, sekitar 6 km, dan bisa diakses dengan perahu ketek dari tepian Sungai Musi. Nama “Kemaro” berasal dari bahasa lokal yang berarti “kemarau” […]

  • √ Saung Kuring Bogor : Kuliner Sunda dengan Sentuhan Alam

    √ Saung Kuring Bogor : Kuliner Sunda dengan Sentuhan Alam

    • 0Komentar

     Dari sekian banyak restoran keluarga yang ada di kota hujan ini, Saung Kuring Bogor hadir sebagai salah satu destinasi kuliner favorit yang memadukan makanan lezat dengan suasana tradisional yang menenangkan. Begitu memasuki area restoran, pengunjung langsung disambut oleh deretan saung bambu yang berdiri rapi di tepi kolam ikan. Suasana pedesaan terasa begitu kental, sehingga seolah […]

expand_less