Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Destinasi Wisata Favorit » Sukabumi » √ PANTAI PANGUMBAHAN SUKABUMI : Surga Penyu di Ujung Selatan Jawa, Review & Info

√ PANTAI PANGUMBAHAN SUKABUMI : Surga Penyu di Ujung Selatan Jawa, Review & Info

Pernahkah kamu membayangkan sebuah pantai yang bukan hanya tempat liburan, tapi juga rumah bagi para penyu hijau yang langka? Pantai Pangumbahan, yang terletak di pesisir selatan Sukabumi, Jawa Barat, menawarkan pengalaman liburan yang nggak cuma indah secara visual, tapi juga menyentuh sisi ekologis dan edukatif. Di sini, kamu bisa menyaksikan proses langka penyu bertelur di habitat aslinya, sambil menikmati pasir putih yang bersih dan deburan ombak Samudra Hindia yang megah.

Pantai ini bukan pantai biasa. Pantai Pangumbahan adalah bagian dari kawasan konservasi penyu yang dikelola secara serius. Jadi selain jadi tempat healing, pantai ini juga jadi tempat belajar tentang pentingnya menjaga lingkungan laut dan kelestarian satwa. Artikel ini akan membawa kamu menjelajahi cerita dan keindahan yang tersembunyi di balik garis pantai Pangumbahan. Yuk, kita mulai petualangannya!

Lokasi dan Rute Menuju Pantai Pangumbahan

Alamat : Jl. Cipinang-Gunung Batu, Pangumbahan, Kec. Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat 43176

Google map : https://maps.app.goo.gl/rLLoJLgGPZbfGH1DA

Pantai Pangumbahan terletak di Desa Gunungbatu, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pantai ini berjarak sekitar 220 km dari Jakarta dan sekitar 95 km dari pusat Kota Sukabumi. Waktu tempuh dari Jakarta bisa memakan waktu 7–8 jam via jalur darat tergantung kondisi lalu lintas dan cuaca.

Pilihan Rute Populer :

  • Dari Jakarta : via Bogor – Cibadak – Pelabuhan Ratu – Jampang Kulon – Ciracap – Pangumbahan.
  • Dari Bandung : bisa lewat Ciwidey – Soreang – Cianjur – Sukabumi – Cibadak – Pelabuhan Ratu – Pangumbahan.

Meski perjalanannya panjang dan medan jalannya berliku, semua perjuangan itu akan terbayar tuntas saat kamu melihat keindahan Pantai Pangumbahan dari dekat.

Keindahan Alam Pantai Pangumbahan

Begitu sampai, kamu akan disambut dengan suasana pantai yang alami dan tenang. Pasir putihnya bersih, air lautnya biru toska, dan ombaknya cukup besar—khas pantai selatan Pulau Jawa. Belum banyak bangunan permanen yang merusak pemandangan, jadi suasana naturalnya masih sangat terasa.

Satu hal yang paling menarik dari Pantai Pangumbahan adalah bentang alamnya yang panjang dan luas. Pantainya membentang hingga 3 km, membuat pengunjung leluasa berjalan kaki di pinggiran ombak atau sekadar duduk menikmati senja yang dramatis. Warna langit saat sunset benar-benar magis di sini. Matahari tenggelam di balik garis cakrawala laut, memantulkan warna oranye keemasan yang menari di atas ombak.

Konservasi Penyu Pangumbahan: Surga untuk Spesies Langka

Pantai Pangumbahan menjadi istimewa karena menampung konservasi penyu hijau (Chelonia mydas). Setiap tahun, penyu-penyu ini datang ke pantai untuk bertelur, terutama dari bulan Juni hingga Oktober, meskipun beberapa penyu juga muncul di bulan-bulan lainnya.

Cerita dari Warga Lokal :

Pak Amin, penjaga konservasi yang mulai bekerja sejak awal tahun 2000-an, menceritakan bahwa penyu-penyu sudah bertelur di Pantai Pangumbahan jauh sebelum kawasan ini dikenal sebagai tempat wisata. Dulu, warga sering mengambil telur-telur penyu untuk dikonsumsi atau dijual. Namun sejak pemerintah membentuk konservasi, para petugas mulai memberikan edukasi, dan masyarakat pun ikut menjaga habitat penyu ini.

Pada malam hari, para pengunjung bisa mengikuti tur edukasi untuk menyaksikan langsung proses penyu bertelur. Kamu akan melihat bagaimana penyu menggali lubang, mengeluarkan puluhan telur, lalu perlahan kembali ke laut. Momen ini berlangsung hening, terasa magis, dan sangat menyentuh hati.

Setelah para petugas mengumpulkan telur-telur tersebut, mereka akan memindahkannya ke area penangkaran khusus. Ketika tukik-tukik (anak penyu) menetas, para petugas akan mengajak pengunjung untuk ikut melepaskan mereka kembali ke laut. Kegiatan ini bukan hanya seru, tapi juga sangat bermakna karena kamu ikut berperan langsung dalam melestarikan kehidupan penyu.

Aktivitas Seru di Pantai Pangumbahan

Pantai Pangumbahan bukan cuma soal penyu. Banyak aktivitas seru yang bisa kamu coba di sini:

  • Melepas Tukik : Salah satu aktivitas paling memorable. Biasanya dilakukan pagi atau sore hari.
  • Camping di Pantai : Area camping tersedia, cocok buat kamu yang ingin menikmati malam di alam terbuka.
  • Fotografi Alam : Pemandangan sunset dan siluet penyu sangat Instagramable!
  • Bermain Pasir dan Ombak : Tapi hati-hati ya, karena ombaknya cukup besar.
  • Tur Edukasi Penyu : Cocok buat kamu yang liburan bareng keluarga atau rombongan sekolah.

Fasilitas yang Tersedia

Meski terletak cukup jauh dari kota, Pantai Pangumbahan sudah dilengkapi fasilitas pendukung wisata:

  • Area parkir luas
  • Mushola
  • Kamar mandi & toilet umum
  • Warung makanan
  • Pusat informasi konservasi
  • Area camping ground
  • Guide lokal

Tapi jangan mengharapkan fasilitas mewah ya. Suasananya masih sangat alami dan lebih cocok buat kamu yang suka petualangan.

Harga Tiket Masuk Pantai Pangumbahan

Berikut adalah tabel harga tiket terbaru tahun :

Jenis TiketHarga
Tiket Masuk Pantai (dewasa)Rp. 10.000
Tiket Masuk Pantai (anak-anak)Rp.   5.000
Parkir MotorRp.   5.000
Parkir MobilRp. 10.000
Biaya Tur Edukasi PenyuRp. 20.000
Melepas Tukik (per orang)Rp. 15.000
Camping Ground (per malam)Rp, 25.000
Guide Lokal (per grup)Rp. 50.000

Harga bisa berubah sewaktu-waktu, jadi pastikan untuk konfirmasi dulu ke pengelola saat kamu mau berkunjung.

Tips Berkunjung ke Pantai Pangumbahan

Agar liburanmu makin seru dan nyaman, berikut beberapa tips penting:

  • Datang Sore Hari: Agar bisa melihat penyu bertelur di malam hari dan melepas tukik keesokan paginya.
  • Bawa Senter Kepala: Kalau mau ikut lihat penyu bertelur, kamu butuh cahaya redup.
  • Gunakan Sandal atau Sepatu Nyaman: Karena kamu akan banyak berjalan kaki.
  • Bawa Uang Tunai: Jangan berharap ada ATM atau pembayaran digital di kawasan ini.
  • Hormati Penyu: Jangan menyalakan flash kamera atau mengganggu proses bertelur.

Cerita Pengalaman Pribadi : Pertama Kali Melihat Penyu Bertelur

Aku masih ingat malam itu, ketika langit gelap tanpa bulan dan suara ombak jadi satu-satunya musik alami. Bersama beberapa teman, kami duduk di tepi pantai menunggu. Tak lama kemudian, muncul bayangan besar dari laut. Seekor penyu hijau dewasa perlahan menyeret tubuhnya ke pasir. Prosesnya sangat lambat, seperti ritual suci yang tidak boleh disela. Kami semua terdiam.

Dengan cahaya senter remang-remang dari petugas konservasi, kami menyaksikan momen langka itu—penyu menggali lubang, kemudian mengeluarkan puluhan telur seperti bola ping pong ke dalam lubang. Setelahnya, dia menutup lubang itu dengan siripnya lalu kembali ke laut.

Rasanya seperti melihat keajaiban langsung di depan mata. Saat tukik-tukik yang menetas dilepaskan esok paginya, aku ikut melepas satu dengan tanganku sendiri. Rasanya seperti melepas harapan ke laut yang luas.

Penutup : Kenapa Kamu Harus ke Pantai Pangumbahan

Pantai Pangumbahan bukan cuma tempat wisata. Ini adalah tempat di mana kamu bisa menyatu dengan alam, belajar tentang konservasi, merasakan kedamaian yang sejati, dan menyaksikan siklus kehidupan yang menggetarkan hati.

Kalau kamu bosan dengan wisata mainstream yang cuma buat foto-foto, Pantai Pangumbahan bisa jadi pengalaman hidup yang nggak bakal kamu lupakan. Yuk, jaga alam sambil liburan. Karena liburan nggak cuma soal bersenang-senang, tapi juga tentang jadi bagian dari perubahan baik.

Penulis

Kami adalah komunitas dinamis yang didedikasikan untuk menjelajahi keindahan alam, budaya, dan keunikan destinasi wisata baik yang populer maupun tersembunyi. Kami terdiri dari para petualang, pencinta alam, pecinta sejarah, hingga pemburu kuliner lokal yang bersama-sama membentuk tim eksplorasi yang solid dan penuh semangat.

Rekomendasi Untuk Anda

  • √ Pintu Kota Marine Park Ambon: Wisata Bahari & Aktivitas Seru, Review & Info Lengkap

    √ Pintu Kota Marine Park Ambon: Wisata Bahari & Aktivitas Seru, Review & Info Lengkap

    • 0Komentar

    Pintu Kota Marine Park menjadi salah satu destinasi wisata bahari paling populer di Kota Ambon, Maluku. Selain itu, banyak wisatawan mengunjungi tempat ini untuk menikmati keindahan laut yang jernih, terumbu karang yang masih alami, serta suasana tropis yang menenangkan. Dengan demikian, marine park ini cocok untuk keluarga, pelajar, maupun wisatawan yang ingin bersantai atau melakukan […]

  • √ DAGO DREAMPARK : Tempat Liburan Seru di Tengah Hutan Pinus Bandung

    √ DAGO DREAMPARK : Tempat Liburan Seru di Tengah Hutan Pinus Bandung

    • 0Komentar

    Bayangkan kamu bangun pagi di Bandung yang sejuk, kabut tipis menyelimuti pepohonan, dan kamu tahu satu hal: hari ini kamu akan bertualang ke Dago Dreampark. Tempat wisata keluarga yang terkenal ini memang selalu jadi pilihan favorit banyak orang—nggak hanya karena wahananya yang seru, tapi juga suasananya yang bikin hati adem. Dago Dreampark terletak di kawasan […]

  • √ Taman Cerdas Samarinda: Wisata Edukatif & Area Santai Keluarga, Review & Info Lengkap

    √ Taman Cerdas Samarinda: Wisata Edukatif & Area Santai Keluarga, Review & Info Lengkap

    • 0Komentar

    Taman Cerdas Samarinda menjadi destinasi favorit bagi keluarga dan anak-anak di kota ini. Selain menyediakan area bermain anak yang lengkap, taman ini juga menghadirkan ruang baca terbuka sehingga pengunjung dapat belajar sambil menikmati waktu santai. Karena taman ini selalu terawat dengan baik, pengunjung merasa nyaman untuk beraktivitas maupun bersantai. Selain itu, taman ini memiliki banyak […]

  • √ MUSEUM BANK INDONESIA JAKARTA: Menyusuri Jejak Sejarah Uang dan Ekonomi Nusantara, Review & Info Tiket

    √ MUSEUM BANK INDONESIA JAKARTA: Menyusuri Jejak Sejarah Uang dan Ekonomi Nusantara, Review & Info Tiket

    • 0Komentar

    Museum Bank Indonesia, atau Museum BI, merupakan destinasi wisata edukatif yang terletak di jantung kawasan Kota Tua Jakarta. Bangunannya menempati gedung bersejarah peninggalan era kolonial Belanda, yang dulunya berfungsi sebagai De Javasche Bank—cikal bakal Bank Indonesia. Museum ini resmi dibuka untuk umum pada 21 Juli 2009 dan sejak itu menjadi pusat edukasi keuangan yang menarik […]

  • √ – Kuningan: Pesona Danau Alami di Kaki Gunung Ciremai

    √ – Kuningan: Pesona Danau Alami di Kaki Gunung Ciremai

    • 0Komentar

    Sekilas Tentang Situ Cibeureum Situ Cibeureum adalah danau alami yang terletak di kaki Gunung Ciremai, menawarkan panorama air jernih, udara sejuk, dan suasana tenang khas pegunungan.Tempat ini menjadi favorit wisatawan yang ingin bersantai sambil menikmati pemandangan alam atau berfoto di tepi danau dengan latar gunung megah. Lokasi dan Akses Alamat: Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten […]

  • √ Coban Talun: Pesona Air Terjun dan Wisata Alam Hits,Review & Info Tiket.

    √ Coban Talun: Pesona Air Terjun dan Wisata Alam Hits,Review & Info Tiket.

    • 0Komentar

    Coban Talun adalah salah satu destinasi wisata alam paling populer di Kota Batu, Jawa Timur. Selain menawarkan keindahan air terjun alami, kawasan ini juga dikembangkan menjadi area wisata terpadu dengan spot foto, taman bunga, dan penginapan unik berbentuk dome atau apache camp. Tidak hanya itu, udara sejuk khas pegunungan dan suasana hutan pinus yang asri […]

expand_less