√ Pantai Tanjung Setia: Surga Surfing Dunia di Pesisir Barat Lampung

Kalau kamu pecinta surfing atau ingin menikmati pantai yang masih alami di Lampung, maka Pantai Tanjung Setia adalah destinasi yang wajib kamu kunjungi. Terletak di Kabupaten Pesisir Barat, pantai ini terkenal dengan ombaknya yang tinggi, panjang, dan konsisten—bahkan disebut-sebut setara dengan ombak di Hawaii.
Selain surfing, Pantai Tanjung Setia juga menawarkan panorama laut biru, pasir putih, serta suasana tenang jauh dari keramaian. Tempat ini cocok untuk traveler yang ingin berpetualang sekaligus menikmati liburan santai.

Sejarah Singkat Pantai Tanjung Setia
Pantai Tanjung Setia sudah lama dikenal oleh para peselancar dunia sejak tahun 1990-an. Saat itu, komunitas surfer internasional mulai menemukan spot-spot surfing terbaik di sepanjang pesisir Lampung. Sejak saat itu, pantai ini semakin populer, terutama di kalangan turis mancanegara yang mencari ombak kelas dunia tanpa harus ke Bali.
Pemerintah daerah kemudian mengembangkan kawasan ini sebagai destinasi wisata unggulan, dengan menyediakan akses jalan yang lebih baik serta mendukung pembangunan homestay dan akomodasi.
Wahana dan Daya Tarik Utama
1. Surfing Kelas Dunia
Ombak di Pantai Tanjung Setia bisa mencapai 6–7 meter dengan panjang gulungan hingga 200 meter. Kondisi ini membuat pantai ini jadi salah satu spot surfing terbaik di Indonesia, terutama pada bulan Juni hingga Agustus.
2. Pantai Pasir Putih
Selain surfing, wisatawan bisa menikmati pantai yang bersih dengan pasir putih memanjang. Cocok untuk jalan-jalan santai atau sekadar berfoto.
3. Sunset Romantis
Pantai ini menghadap langsung ke Samudra Hindia, jadi kamu bisa menikmati sunset yang luar biasa indah.
4. Spot Memancing
Bagi yang hobi memancing, laut di sekitar Tanjung Setia punya potensi ikan besar seperti marlin dan tuna.
5. Desa Wisata Sekitar
Menginap di homestay lokal memberikan pengalaman seru untuk merasakan keramahan masyarakat pesisir Lampung Barat.
Harga Tiket Masuk Pantai Tanjung Setia
| Jenis Tiket / Biaya | Harga (perkiraan) |
|---|---|
| Tiket Masuk Wisatawan | Rp. 10.000 – Rp 20.000 / orang |
| Parkir Motor | Rp. 5.000 |
| Parkir Mobil | Rp. 10.000 |
| Sewa Surfboard | Rp. 100.000 – Rp. 200.000 / hari |
| Homestay (per malam) | Rp. 150.000 – Rp. 400.000 |
Harga bisa berubah sesuai musim liburan dan penyedia jasa.
Fasilitas Pendukung
Area parkir
Homestay dan penginapan sederhana
Warung makan seafood lokal
Sewa papan selancar
Mushola dan toilet umum
Gazebo untuk istirahat
Cerita Pengunjung: Ombak yang Menggoda Surfer
Banyak wisatawan mancanegara memberi review positif. Salah satunya John, surfer asal Australia, berkata:
“Ombaknya panjang dan kuat, benar-benar menantang. Saya sudah surfing di Bali, tapi Tanjung Setia punya karakter ombak yang berbeda dan unik.”
Sementara itu, Rina dari Jakarta yang liburan bareng keluarga bilang:
“Pantainya sepi dan indah, cocok untuk melepas penat. Anak-anak main pasir, sementara suami mencoba surfing untuk pertama kali.”
Tips Berkunjung ke Pantai Tanjung Setia
Waktu terbaik untuk surfing adalah Mei–September
Gunakan sunblock karena matahari cukup terik
Bawa uang tunai, karena jarang ada ATM di sekitar lokasi
Sewa guide lokal jika pertama kali surfing
Jangan berenang terlalu jauh karena ombak cukup kuat
Akses dan Lokasi
Alamat: Jl. Lintas Barat Sumatera, Way Jambu, Kec. Pesisir Sel., Kabupaten Pesisir Selatan, Lampung 34875
Google Maps: https://maps.app.goo.gl/3tZb9VpdZ5muefha9
Kesimpulan: Surga Surfing Tersembunyi di Lampung
Pantai Tanjung Setia bukan hanya pantai biasa, tapi salah satu destinasi surfing terbaik di dunia. Dengan panorama alami, ombak kelas internasional, serta suasana yang masih asri, pantai ini menawarkan pengalaman liburan berbeda.
Baik untuk surfer profesional maupun wisatawan biasa, Tanjung Setia tetap menarik. Kamu bisa berselancar, menikmati sunset, hingga merasakan kehidupan lokal yang ramah.
Jadi, kapan kamu siap menjajal ombak di Pantai Tanjung Setia?
Penulis TEAM LIBURAN
Kami adalah komunitas dinamis yang didedikasikan untuk menjelajahi keindahan alam, budaya, dan keunikan destinasi wisata baik yang populer maupun tersembunyi. Kami terdiri dari para petualang, pencinta alam, pecinta sejarah, hingga pemburu kuliner lokal yang bersama-sama membentuk tim eksplorasi yang solid dan penuh semangat.



